Menu

Jejak Peradaban Tembikar: Seni Berkarya dan Pembentukan Karakter Kontrol Diri

Penulis : Sesilia Ua & Gregorius Ari Nugrahanta
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : vi + 132 hlm.
ISBN : 978-623-466-976-3 (PDF)
Cover : Soft cover
Berat : 210 gram

Tembikar telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak ribuan tahun lalu. Dari wadah sederhana hingga karya seni yang memiliki keunikan tersendiri, setiap peninggalan menyimpan cerita tentang perkembangan keterampilan, kreativitas, dan kebudayaan. Perjalanan tersebut mengajak pembaca mengenal warisan tembikar dari berbagai peradaban dunia hingga Nusantara, termasuk ragam bentuk, bahan, dan teknik pembuatannya.

Tidak hanya mengajak pembaca mengenal sejarah tembikar, buku ini juga memperkenalkan hubungan antara seni berkarya dan pembentukan karakter, khususnya kontrol diri. Melalui pembahasan tentang belajar dari pengalaman serta lima kegiatan berkarya menggunakan tanah liat dan bahan alternatif, anak diberi kesempatan untuk berkreasi, mencoba, dan menghadapi kesulitan dengan pendampingan. Setiap kegiatan dilengkapi pertanyaan refleksi yang membantu anak mengenali pengalaman dan sikapnya selama berkarya. Dengan demikian, proses berkarya dapat menjadi kesempatan untuk belajar tentang kesabaran, ketekunan, tanggung jawab, dan pengendalian diri.
 

Stok Kosong

Jejak Peradaban Tembikar: Seni Berkarya dan Pembentukan Karakter Kontrol Diri

Penulis : Sesilia Ua & Gregorius Ari Nugrahanta
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : vi + 132 hlm.
ISBN : 978-623-466-976-3 (PDF)
Cover : Soft cover
Berat : 210 gram

Tembikar telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak ribuan tahun lalu. Dari wadah sederhana hingga karya seni yang memiliki keunikan tersendiri, setiap peninggalan menyimpan cerita tentang perkembangan keterampilan, kreativitas, dan kebudayaan. Perjalanan tersebut mengajak pembaca mengenal warisan tembikar dari berbagai peradaban dunia hingga Nusantara, termasuk ragam bentuk, bahan, dan teknik pembuatannya.

Tidak hanya mengajak pembaca mengenal sejarah tembikar, buku ini juga memperkenalkan hubungan antara seni berkarya dan pembentukan karakter, khususnya kontrol diri. Melalui pembahasan tentang belajar dari pengalaman serta lima kegiatan berkarya menggunakan tanah liat dan bahan alternatif, anak diberi kesempatan untuk berkreasi, mencoba, dan menghadapi kesulitan dengan pendampingan. Setiap kegiatan dilengkapi pertanyaan refleksi yang membantu anak mengenali pengalaman dan sikapnya selama berkarya. Dengan demikian, proses berkarya dapat menjadi kesempatan untuk belajar tentang kesabaran, ketekunan, tanggung jawab, dan pengendalian diri.
 

Stok Kosong