Menu

Islam dan Ilmu Pengetahuan

Penulis : Nurkhaeriyah, S.Th.I., M.S.I., Dr. H. Muchlis, M.Pd.I., Syamsudin Kadir
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : x + 115 hlm.
ISBN : 978-623-466-240-5
Cover : Soft cover
Berat : -

ISLAM merupakan salah satu agama samawi. Agama memiliki misi teoritis dan praktis. Misi teoritis agama berfungsi mengarahkan jiwa manusia menuju kebahagiaan abadi dengan mengajarkan ajaran dasar keimanan terhadap eksistensi Tuhan, realitas wahyu, dan kenabian serta kehidupan sesudah mati. Adapun misi praktis agama mengajarkan aspek-aspek praktis agama sebagai tindakan ritual untuk dilaksanakan oleh seseorang yang beriman. Peran agama sebagai bentuk kepercayaan mengharuskan adanya keyakinan terhadap prinsip-prinsip dan norma-norma agama yang diakui kebenarannya. Keyakinan tersebut haruslah bersumber dari kebenaran yang hakiki dan tidak ada keraguan.

Ilmu dan pengetahuan adalah suatu sistem pengetahuan dari berbagai pengetahuan, mengenai suatu lapangan pengalaman tertentu, yang disusun sedemikian rupa menurut asas-asas tertentu, hingga menjadi kesatuan atau sistem dari berbagai pengetahuan. Menuntut ilmu merupakan kewajiban dan kebutuhan manusia. Tanpa ilmu manusia akan tersesat dari jalan kebenaran. Tanpa ilmu manusia tidak akan mampu merubah suatu peradaban. Bahkan dirinya pun tidak bisa menjadi lebih baik. Makna filosofi yang sesuai dengan ayat al-Qur'an yang pertama turun, lafadz “Iqra'' yang berarti “Bacalah”.  

Para sarjana muslim berpandangan bahwa yang dimaksud ilmu itu tidak terbatas pada pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science) saja, melainkan justru diawali oleh ilmu Allah yang dirumuskan dalam lauhul mahfudzh yang disampaikan kepada kita melalui al-Qur'an dan as-Sunnah. Ilmu Allah itu melingkupi ilmu manusia tentang alam semesta dan manusia sendiri. Bila diikuti jalan fikiran ini, maka dapatlah kita pahami bahwa al-Qur'an merupakan sumber pengetahuan manusia (knowledge dan science). Dengan membaca dan memahami al-Qur'an, manusia pada hakekatnya akan memahami ilmu Allah, yaitu firman-firman-Nya. Ketiga penulis buku ini mengulas lebih rinci beberapa poin di atas dengan diksi dan ulasan yang mudah dipahami oleh pembaca. Akhirnya, selamat membaca dan semoga bukunya bermanfaat! 

Stok Kosong

Islam dan Ilmu Pengetahuan

Penulis : Nurkhaeriyah, S.Th.I., M.S.I., Dr. H. Muchlis, M.Pd.I., Syamsudin Kadir
Ukuran : 14 x 20 cm
Tebal : x + 115 hlm.
ISBN : 978-623-466-240-5
Cover : Soft cover
Berat : -

ISLAM merupakan salah satu agama samawi. Agama memiliki misi teoritis dan praktis. Misi teoritis agama berfungsi mengarahkan jiwa manusia menuju kebahagiaan abadi dengan mengajarkan ajaran dasar keimanan terhadap eksistensi Tuhan, realitas wahyu, dan kenabian serta kehidupan sesudah mati. Adapun misi praktis agama mengajarkan aspek-aspek praktis agama sebagai tindakan ritual untuk dilaksanakan oleh seseorang yang beriman. Peran agama sebagai bentuk kepercayaan mengharuskan adanya keyakinan terhadap prinsip-prinsip dan norma-norma agama yang diakui kebenarannya. Keyakinan tersebut haruslah bersumber dari kebenaran yang hakiki dan tidak ada keraguan.

Ilmu dan pengetahuan adalah suatu sistem pengetahuan dari berbagai pengetahuan, mengenai suatu lapangan pengalaman tertentu, yang disusun sedemikian rupa menurut asas-asas tertentu, hingga menjadi kesatuan atau sistem dari berbagai pengetahuan. Menuntut ilmu merupakan kewajiban dan kebutuhan manusia. Tanpa ilmu manusia akan tersesat dari jalan kebenaran. Tanpa ilmu manusia tidak akan mampu merubah suatu peradaban. Bahkan dirinya pun tidak bisa menjadi lebih baik. Makna filosofi yang sesuai dengan ayat al-Qur'an yang pertama turun, lafadz “Iqra'' yang berarti “Bacalah”.  

Para sarjana muslim berpandangan bahwa yang dimaksud ilmu itu tidak terbatas pada pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science) saja, melainkan justru diawali oleh ilmu Allah yang dirumuskan dalam lauhul mahfudzh yang disampaikan kepada kita melalui al-Qur'an dan as-Sunnah. Ilmu Allah itu melingkupi ilmu manusia tentang alam semesta dan manusia sendiri. Bila diikuti jalan fikiran ini, maka dapatlah kita pahami bahwa al-Qur'an merupakan sumber pengetahuan manusia (knowledge dan science). Dengan membaca dan memahami al-Qur'an, manusia pada hakekatnya akan memahami ilmu Allah, yaitu firman-firman-Nya. Ketiga penulis buku ini mengulas lebih rinci beberapa poin di atas dengan diksi dan ulasan yang mudah dipahami oleh pembaca. Akhirnya, selamat membaca dan semoga bukunya bermanfaat! 

Stok Kosong

Buku Rekomendasi